Posts

Showing posts from June, 2019

5 Alasan Perempuan Perlu Menuntut Ilmu Setinggi-tingginya. Karena Kalian Berdaya!

Rupa cantik pada wanita adalah anugerah namun wanita tidak bisa hanya berbangga dengan rupanya, hingga meninggalkan kemampuan otaknya. Perempuan hendaknya menuntut ilmu setinggi-tingginya, dan memantaskan diri untuk menjadi lebih baik. Menjadi mandiri dan berbangga dengan diri sendiri, karena cita-cita dapat digapai, memiliki penghasilan sendiri, tidak tergantung pada lelaki. Apakah benar pendidikan tidak penting bagi perempuan? “perempuan tak perlu sekolah” adalah pandangan yang terlalu memandang perempuan dalam kacamata “ibu rumah tangga”, menekan perempuan untuk tidak bebas mengenyam bangku pendidikan. Saat ini dunia semakin maju, pria tidak bisa lagi mendominasi dalam segala aspek kehidupan, sehingga wanita saat ini pantas untuk berpendidikan. Jika wanita tidak bisa bebas menyampaikan isi pemikirannya, maka perempuan pada dasarnya tidak bebas atas dirinya sendiri. Perempuan yang mandiri memberi keuntungan untuk diri sendiri dan membawa keuntungan untuk le...

Suka Duka Jadi Seorang Guru di Era Milennial. Harus Kuat Mental dan Punya Kesabaran Maksimal

      Akhir-akhir ini banyak sekali pemberitaan di media sosial, internet, media masa, mengenai perlakuan tidak sopan siswa terhadap gurunya. Bahkan sampai ada yang viral karena ada siswa lain yang merekam dan mengunggah perbuatan pelanggaran etika itu ke dalam jejaring sosialnya. Miris rasanya melihat kejadian ini, yang terjadi bahkan sudah berkali-kali.     Suatu hari teman saya juga pernah bercerita, bagaimana susahnya mengajar di era milennial sekarang ini. Dia bertanya pada saya apakah hal itu terjadi karena dia dulu waktu sekolah termasuk salah satu siswa yang sedikit bandel? Tapi, menurut saya tidak. Karena saya sendiri pun mendapatkan perlakuan yang sama seperti apa yang dialaminya. Untuk itulah saya berkata padanya, kalau menjadi seorang guru harus memiliki kesabaran tingkat tinggi. Namun, teman saya tidak bisa bertahan lama. Hanya beberapa bulan saja dia mengajar, lalu memutuskan untuk keluar. Sebagai seorang teman saya tidak bisa berbuat banyak...

Perlukah Menempuh Pendidikan Paud atau Taman Kanak-kanak?

    Ramainya pendaftar pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya sejak dini. Berdasarkan data dari pusat data statistik pendidikan dan kebudayaan tahun 2016, di Indonesia terdapat 79.878 PAUD dengan total jumlah siswa 3.764.025 dan 88.381 TK dengan jumlah siswa 4.605.809. Banyak alasan di balik fenomena ini, mulai dari sekedar mengikuti arus lingkungan, alternatif untuk mengisi waktu bagi anak, mengurangi waktu asuh oleh ART di rumah -- dikarenakan kedua orang tua bekerja, hingga mengejar persyaratan untuk masuk ke sekolah dasar impian. Namun, benarkah anak-anak usia di bawah 7 tahun perlu mengikuti sekolah formal, seperti PAUD dan TK ?      Taman Kanak-kanak awalnya merupakan jalur pendidikan alternatif bagi orang tua yang ingin mengenalkan anak-anaknya pada sistem belajar formal, cara membaca, menulis, berhitung, dan bersosialisasi dengan teman seusianya. Namun, ins...